ANTISIPASI KERUSUHAN MASA, POLRES LEMBATA MELAKSANAKAN SIMULASI PILGUB NTT

ANTISIPASI KERUSUHAN MASA, POLRES LEMBATA MELAKSANAKAN SIMULASI PILGUB NTT

IMG_3195 IMG_3169 IMG_3111 TribratanewsLembata.com. Pilkada serentak seluruh indonesia 2018 sudah sedang di laksanakan.Yang mana pertahapan dalam Pilkada Sudah berjalan.Kepolisian Republik indonesia bertugas mengamankan Pilkada Mulai dari Pendaftaran sampai Pelantikan pasangan yang terpilih.Untuk mengantisipasi ketidak puasan dari pendukung pasangan calon atau tim sukses maka Polres Lembata melaksanakan Simulasi Pengamanan Pilkada Gubernur.

IMG_3191 Hari ini (14/II/2018) Kapolres Lembata AKBP Janes H. Simamora, SH, MH memimpin sekaligus membuka kegiatan Simulasi Pilkada Gubernur di Lapangan Hitam Polres Lembata.Hadir pada kegiatan tersebut, Para Kabag, Para Kasat, Para Perwira dan Anggota Polres Lembata.

Skenario Yang buat dalam pelatihan tersebut adalah

# masyarakat yang tidak terimah hasil pencobosan dan mencoba merebut kotak suara yang di bawah oleh Ketua KPPS dan Anggota KPPS

# Sekelompok Pendukung Massa Yang tidak terima hasil perhitungan Perolehan suara di KPUD Kab. Lembata

IMG_3218 Sekelompok masa yang berjumlah sekitar 10 Orang menghadang Ketua KPPS, anggota KPPS, Polisi yang bertugas di TPS dan Linmas yang hendak menggeser Kotak suara ke PPK kecamatan.Tarik menarik kotak suara antara sekelompok orang dari pendukung paket yang tidak puas dengan hasil prolehan suara di TPS pun terjadi.Karna melihat kelompok pendudukng itu lebih banyak anggota yang melaksanakan pengamanan TPS telepon ke 110 untuk meminta bantuan selang 10 menit Pasukan yang di siagakan tiba di tempat dan mengamankan kotak suara.Kegiatan Perhitungan suara tingkat Kecamatan berjalan Lancar.

Hasil perhitungan suara di KPUD di menangkan Oleh salah satu Paket.Tim sukses dari Paket yang tidak lolos mengumpulkan massanya untuk berdemo menolak keputusan KPUD.Kelompok ber-orasi di depan Kantor KPUD di jaga Oleh Pleton Krangka Polres Lembata.Semakin lama para Pendeko mulai anarkis karna permintaan mereka tidak bisah di penuhi.Saling Dorong pun terjadi antara para pendemo dengan Pleton Krangka yang sedang menghalau mereka dengan Tameng.

Masa yang semakin anarkis di lakukan Lintas ganti dengan Pleton Dalmas Lanjut yang sudah di siapkan.Dalmas lanjut di bantu Personil Pengurai Massa ( Raimas ) menggunakan Gas Air Mata menembak kearah Pendemo.Para Pendemo secara perlahan bisah di atasi dan berhasil di bubarkan.

Simulasi ini harus di lakukan untuk meningkatkan Fungsi teknis dan taktis pada saat pengamanan Pilkada.(Ujar Kapolres Lembata AKBP Janes H. Simamora, SH, MH).

Humas Res Lembata