KAPOLSEK BUYASURI JADI PEMATERI KURSUS PERSIAPAN PERKAWINAN, AJAK CALON PASANGAN BANGUN KELUARGA TANPA KEKERASAN.
BUYASURI, LEMBATA – Membangun keluarga yang harmonis tidak hanya membutuhkan kesiapan secara mental dan ekonomi, tetapi juga komitmen untuk saling menghormati, menjaga komunikasi serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan bebas dari kekerasan.
Pesan tersebut disampaikan Kapolsek Buyasuri dalam kegiatan Kursus Persiapan Perkawinan yang dilaksanakan di Paroki Santa Maria Pembantu Abadi Aliuroba, Desa Benihading, Kecamatan Buyasuri, Kabupaten Lembata. Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Buyasuri hadir sebagai pemateri dan memberikan pembekalan kepada para calon pasangan yang akan memasuki kehidupan rumah tangga.
Dalam penyampaiannya, Kapolsek Buyasuri mengingatkan para calon ibu dan calon bapak agar sejak awal membangun komitmen untuk menciptakan keluarga yang penuh kasih sayang, saling menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Kapolsek menegaskan bahwa kekerasan dalam rumah tangga bukanlah solusi dalam menyelesaikan setiap persoalan. Oleh karena itu, para calon pasangan diimbau untuk tidak sekali-kali melakukan kekerasan terhadap pasangan maupun anak-anak.
“Jangan pernah menggunakan kekerasan dalam menyelesaikan masalah rumah tangga. Setiap persoalan harus diselesaikan dengan komunikasi yang baik, saling menghargai dan mengedepankan kasih sayang,” pesan Kapolsek kepada para peserta.

Selain itu, Kapolsek Buyasuri juga mengingatkan para calon pasangan agar menjauhi kebiasaan mengonsumsi minuman keras secara berlebihan. Menurutnya, kondisi mabuk sering kali dapat menghilangkan kendali diri dan berpotensi memicu terjadinya berbagai tindakan negatif, termasuk kekerasan dalam rumah tangga.
“Jangan membiasakan diri untuk mabuk-mabukan. Minuman keras dapat menyebabkan seseorang kehilangan kontrol dan tidak jarang berujung pada tindakan kekerasan maupun gangguan keamanan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Buyasuri juga mengajak para calon pasangan untuk menjadi bagian dari masyarakat yang turut menjaga keamanan dan ketertiban. Setiap warga diharapkan dapat berperan aktif dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Ia juga mengajak para peserta untuk membangun keluarga yang tidak hanya harmonis di dalam rumah, tetapi juga mampu menjadi contoh yang baik di tengah masyarakat. Keluarga yang rukun dan harmonis dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan lingkungan masyarakat yang aman dan damai.
Kegiatan Kursus Persiapan Perkawinan tersebut menjadi momentum penting bagi para calon pasangan untuk mempersiapkan diri, bukan hanya dalam hal kehidupan berumah tangga, tetapi juga dalam memahami tanggung jawab sebagai suami, istri dan orang tua di masa yang akan datang.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon pasangan dapat memahami pentingnya membangun rumah tangga berdasarkan kasih sayang, komunikasi, saling menghormati serta menjauhi segala bentuk kekerasan dan perilaku yang dapat merusak keharmonisan keluarga.
Keluarga harmonis, tanpa kekerasan, menjadi awal terciptanya masyarakat yang aman, damai dan kondusif.

Humas Polres Lembata - NTT


